Hubungan obesitas dengan kejadian osteoartritis

Kejadian osteoartritis lutut diukur dengan menggunakan kuesioner Indeks Lequesne.

HUBUNGAN ANTARA OBESITAS DENGAN OSTEOARTRITIS

Kariadi Semarang during Oktober to Sesember Soeroso, Osteoartritis lebih banyak terjadi pada sendi yang menopang badan, terutama sendi lutut. Obesitas diukur dengan cara menghitung indeks massa tubuh. Osteoarthritis occurs more frequently in joints that support the body, especially the knee joint.

Key words: Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah pasien yang didiagnosis osteoartritis lutut dan bersedia mengikuti penelitian. Kriteria eksklusi dalam peneltian ini meliputi data catatan medik tidak lengkap, pasien osteoartritis di lokasi selain lutut dan pasien dengan indeks massa tubuh kurang dari This study aims to know analyze association between obesity and the incidence of osteoarthritis of the knee in RSUP of Dr.

Berdasarkan tabel 4.

Contoh Skripsi Kedokteran:Hubungan Antara Obesitas Dengan Kejadian Osteoartritis Lutut Pada Lansia

Retrieval of data using questionnaires, interviews and measurement of weight and height. Wonodri No. The study sample of 40 people who fulfill the criteria of inclusion and exclusion criteria with consecutive sampling technique.

Data tabel 6 diatas menampilkan populasi pasien laki-laki dan perempuan yang diteliti berdasarkan 30 kategori pekerjaannya dan ratio dengan mencocokkan tiap jumlah yang dihitung dari distribusi pekerjaan pada survei nasional Prancis.

The results of Chi Square test is p value 0. Pada osteoartritis lutut ekstrim berat mempunyai skor leebih dari sama dengan Laju rasio prevalensi dari jumlah kasus osteoartritis berdasarkan kategori pekerjaan dan jenis kelamin yang diamati O dan diprediksi E.

Pada petani dapat terjadi degenerasi dari panggul karena adanya penggunaan tenaga fisik untuk bertani yang berat dalam jangka panjang. Obesitas merupakan salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi terkuat untuk terjadinya osteoartritis, terutama pada sendi lutut.

HUBUNGAN ANTARA OBESITAS DENGAN OSTEOARTRITIS LUTUT DI RSUP DR

Besar sampel minimal dalam penelitian ini adalah 38 orang dengan teknik consecutive sampling. Obesity is a modifiable risk factor for the occurrence of osteoarthritis of the strongest, especially in the knee joint.Pekerjaan berkaitan dengan gerakan repetitif dan atau membawa beban berat yang berkaitan dengan kejadian osteoartritis di tempat tertentu.

Pekerjaan dengan posisi berlutut berkaitan dengan kejadian osteoartritis lutut baik pada perempuan dan laki-laki. Risiko yang paling besar ditemukan pada kelompok yang bekerja dengan aktivitas berjongkok atau berlutut lebih dari 30 menit sehari.

Hasil analisis hubungan antara obesitas dengan kejadian osteoartritis lutut unilateral dan bilateral didapatkan bahwa dari 40 responden yang berada pada pre obesitas yang mengalami osteoartritis lutut sedang sebanyak 6 orang (60%), osteoartritis lutut berat sebanyak 4 orang (40%), sedangkan pada obesitas yang osteoartritis lutut sedang sebanyak 2 orang (6,7%), osteoartritis lutut berat.

Tabel 2 Hubungan Obesitas dengan Kejadian Osteoartritis Lutut Unilateral Obesitas Kejadian Pre Obesitas Total OA Lutut Obesitas n(%) n(%) n(%) Sedang 5 (71,4) 1 (5,9). kejadian osteoartritis dengan obesitas menggunakan metode pengukuran body mass index (BMI) yang ditunjukkan dengan nilai signifikasi (p) Kesimpulan.

i SKRIPSI HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN OSTEOARTRITIS (SENDILUTUT) PADA USIA LANJUT DI POLI PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT PARU SURABAYA Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Keperawatan (S. Kep). Obesitas merupakan salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi terkuat untuk terjadinya osteoartritis (OA), terutama pada sendi lutut.

Setengah dari berat badan seseorang bertumpu pada sendi lutut selama berjalan. Berat badan yang meningkat akan memperberat beban ancientmarinerslooe.com: Skripsi.

Hubungan obesitas dengan kejadian osteoartritis
Rated 3/5 based on 91 review